Rutinitas sederhana di sela waktu kerja dan setelahnya bisa membuat perbedaan besar dalam kesehatan penglihatan Anda
Pelajari Lebih Lanjut
Mata kita menghadapi tantangan besar di dunia modern — layar ponsel, komputer, tablet, semua memaksa otot-otot kecil di dalam mata untuk terus bekerja pada jarak yang sama berjam-jam. Tanpa jeda yang tepat, sistem penglihatan tidak mendapat kesempatan untuk kembali ke posisi netral.
Yang sering terlupakan adalah bahwa istirahat untuk mata bukan hanya soal berhenti menatap layar, tapi juga tentang memberi kesempatan pada otot mata untuk beralih fokus — dari jarak dekat ke jarak jauh — secara alami.
Kebiasaan kecil yang Anda lakukan setiap hari bisa menjadi faktor yang menentukan apakah mata Anda akan tetap nyaman atau terus merasa lelah.
Penelitian menunjukkan bagaimana berbeda cara istirahat mempengaruhi pemulihan mata
65%
Orang yang terus melihat ponsel saat istirahat kerja melaporkan mata lelah tetap ada bahkan setelah jam kerja berakhir
40%
Penurunan keluhan ketegangan mata pada mereka yang menghabiskan minimal 10 menit di luar ruangan setiap 2-3 jam kerja
50%
Pengurangan gejala mata kering pada orang yang konsisten menerapkan jeda 20 detik setiap 20 menit untuk melihat objek sejauh 20 kaki
Mata kita dirancang untuk terus bergerak dan menyesuaikan fokus dari objek dekat ke jauh. Layar memaksa mata mempertahankan fokus pada satu jarak tetap untuk waktu sangat lama.
Saat waktu istirahat dihabiskan dengan melihat ponsel, otot-otot mata tetap bekerja pada mode yang sama. "Istirahat" tersebut tidak efektif untuk pemulihan visual yang sebenarnya.
Berjalan keluar, melihat pemandangan jauh, atau sekadar menutup mata beberapa menit membantu sistem penglihatan kembali ke kondisi seimbang dan pulih dari kelelahan.
Bukan soal berapa lama Anda beristirahat, tapi bagaimana Anda menggunakannya. Lima menit melihat jarak jauh lebih efektif daripada 15 menit scrolling media sosial.